Laman

Rabu, 22 Februari 2012

KAUM MUSLIMIN HARAM MERAYAKAN HARI VALENTINE

Pada suatu pagi Desy mengejutkan teman-temannya dgn setangkai bunga merah yg ia letakkan di atas dadanya serta merta mereka menyambutnya dgn senyuman sambil bertanya “Dalam rangka apa ini ?”
Desy menjawab “Tidakkah kalian tahu bahwa ini adl hari kasih sayang dimana orang-orang sedang merayakan dan saling memberikan ucapan selamat. Ini adakah perayaan utk mengungkapkanrasa cinta romantikan dan segala ketulusan ini adl hari raya Valentine?.” Tetapi Sari salah seorang temannya bertanya kepada Desy dgn penuh keheranan “Apakah arti valentine? Desy menjawab “Artinya adl cinta dalam bahasa latin?.!” Sari tertawa mendengar jawaban tersebut “Apakah kamu merayakan sesuatu yg tidak kamu mengerti artinya ? Tahukah kamu bahwa Valentine adalahseorang pendeta Nashrani yg hidup pada abadke 3 M ?” Kata Sari bernada prihatin terhadap keadaan sebagian putri muslimah yg mudah mengikuti apa saja yg sampai kepada mereka tanpa berpikir panjang.
Sejarah Hari Valentine
Sari melanjutkan “Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine tetapi versi terkenal adl kisah Pendeta St. Valentine yg hidup di akhir abad ke 3 M di zaman Raja Romawi Claudius II. Pada tanggal 14 Februari 270 M Claudius II menghukum mati St. Valentine yg telah menentang beberapa perintahnya.”
“Cladius II melihat St. Valentine mengajak manusia kepada agama nashrani lalu dia memerintahkan utk menangkapnya. Dalam versi kedua Cladius II memandang para bujangan lbh tabah dalam berperang daripada mereka yg telah menikah yg sejak semula menolak utk pergi berperang. Maka dia mengeluarkan perintah yg melarang pernikahan. Tetapi St. Valentine menentang perintah ini dan terus mengadakan pernikahan di gereja dgn sembunyi-sembunyi sampai akhirnya diketahui lalu dipenjarakan. Dalam penjara dia berkenalan derngan putri seorang penjaga penjara yg terserang penyakit. Ia mengobatinya hingga sembuh dan jatuh cinta kepadanya. Sebelum dihukum mati dia mengirim sebuah kartu yg bertuliskan “Dari yg tulus cintanya Valentine”. Hal itu terjadi setelah anak tersebut memeluk agama nashrani bersama 46 kerabatnya”.
Lanjut Sari “Versi ketiga menyebutkan ketika agama Nashrani tersebar di Eropa di salah satu desa terdapat sebuah tradisi Romawi yg menarik perhatian para Pendeta. Dalam tradisi itu para pemuda desa selalu berkumpul tiap pertengahan bulan Februari. Mereka menulis nama-nama gadis desa dan meletakkannya di dalam sebuah kotak lalu tiap pemuda mengambil salah satu nama dari kotak tersebut dan gadis yg namanya keluar akan menjadi kekasihnya sepanjang tahun. Ia juga mengirimkan sebuah kartu yg bertuliskan “dengan nama tuhan Ibu saya kirimkan kepadamu kartu ini”.
Sambung Sari “Akibat sulitnya menghilangkan tradisi Romawi ini para pendeta memutuskan mengganti kalimat “dengan nama tuhan Ibu” dgn kalimat “dengan nama Pendeta Valentine” sehingga dapat mengikat para pemuda tersebut dgn agama Nashrani”.
“Versi lain mengatakan St. Valentine ditanya tentang Atharid tuhan perdagangan kefasihan makar dan pencurian dan Jupiter tuhan orang Romawi yg terbesar. Maka dia menjawab tuhan-tuhan tersebut buatan manusia dan bahwasanya tuhan yg sesungguhnya adl Isa Al-Masih” papar Sari “Maha Tinggi Allah dari apa yg dikatakan oleh orang-orang yg dzalim tersebut”. “Bahkan saat ini beredar kartu-kartu perayaan keagamaan ini dgn gambar anak kecil dgn dua sayap terbang mengitari gambar hati sambil mengarahkan anak panah ke arah hati yg sebenarnya merupakan lambang tuhan cinta bagi orang-orang Romawi !!” Demikian Sari mengakhiri nasihatnya.
Hukum Merayakan Hari Valentine
Saat ini banyak ABG muslimah yg terkena penyakit ikut-ikutan dan mengekor pada budaya Barat atau nashrani akibat pengaruh TV dan media massa lainnya. Termasuk pula dalam hal ini perayaan Hari Valentine yg pada dasarnya adl mengenang kembali pendeta St. Valentine.
Keinginan utk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia akan tetapi hal tersebut menjadi tercela dalam Islam apabila orang yg diikuti berbeda dgn kita dari sisi keyakinan dan pemikirannya. Apalagi bila mengikuti dalam perkara akidah ibadah syi’ar dan kebiasaan. Padahal Rasululllah SAW. Telah melarang utk mengikuti tata cara peribadatan selain Islam “Barangsiapa meniru suatu kaum maka ia termasuk dari kaum tersebut”.
Bila dalam merayakannya bermaksud utk mengenang kembali Valentine maka tidak disangsikan lagi bahwa ia telah kafir adapun bila ia tidak bermaksud demikian maka ia telah melakukan suatu kemungkaran yg besar. Ibnul Qayyim berkata “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yg khusus bagi mereka telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka dgn mengucapkan “Selamat hari raya !” dan semisalnya. Bagi yg mengucapkannya kalaupun tidak sampai pada kekafiran paling itu itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yg menyembah salib. Bahkan perbuatan tersebut lbh besar dosanya di sisi Allah dan lbh dimurkai daripada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yg kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Seperti orang yg memberi selamat kepada orang lain atas perbuatan maksiat bid’ah ataui kekufuran maka ia telah menyiapkan diri utk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah”.
Abu Waqid ra. meriwayatkan Rasulullah SAW. Saat keluar menuju perang Khaibar beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang Musyrik yg disebut dgn Dzaatu Anwaath biasanya mereka menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon tersebut. Para sahabat Rasulullah SAW. berkata “Wahai Rasulullah buatkan utk kami Dzaatu Anwaath sebagaimana mereka mempunyai Dzaatu Anwaath.” Maka Rasulullah SAW. bersabda “Maha Suci Allah ini seperti yg diucapkan kaum Nabi Musa ‘Buatkan utk kami tuhan sebagaimana mereka mempunyai tuhan-tuhan’ Demi Dzat yg jiwaku di tangan-Nya sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang yg ada sebelum kalian.” .
Adalah wajib bagi tiap orang yg mengucapkan dua kalimat syahadat utk melaksanakan wala’ dan bara’ yg merupakan dasar akidah yg dipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang mu’min dan membenci orang-orang kafir memusuhi dan menyelisihi mereka. Serta mengetahui bahwa sikap seperti ini didalamnya terdapat kemaslahatan yg tidak terhingga sebaliknya gaya hidup yg menyerupai orang kafir justru mengandung kerusakan yg lbh banyak.
Lain dari itu mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang lagi pula menyerupai kaum kafir dapat melahirkan kecintaan dan keterikatan hati. Allah SWT telah berfirman yg artinya “Hai orang-orang yg beriman janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan nashrani menjadi pemimpin-pemimpin ; sebahagian mereka adl pemimpin bagi sebahagian yg lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yg zalim.”
“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yg beriman kepada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dgn orang-orang yg menentang Allah dan Rasul-Nya.”
“Dan janganlah belas kasihan kepada kedua pezina tersebut mencegah kamu utk agama Allah jika kamu beriman kepada Allah dan hari akhirat.”
Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah; ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah As-Sunnah. Tidak ada suatu bid’ah pun yg dihidupkan kecuali saat itu ada suatu sunnah yg ditinggalkan. Dampak buruk lainnya bahwa dgn mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlah mereka mendukung dan mengikuti agama mereka padahal seorang muslim dalam tiap raka’at shalatnya membaca “Tunjukilah kami jalan yg lurus jalan orang-orang yg telah Engkau anugerahkan ni’mat kepada mereka; bukan mereka yg dimurkai dan bukan mereka yg sesat.” .
Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yg mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yg sesat dan dimurkai namun ia sendiri malah menempuh jalan sesat itu dgn sukarela.
Ada seorang gadis mengatakan bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yg memperingatinya. Ini adl suatu kelalaian padahal sekali lagi perayaan ini adl dari ritual agama lain !
Hadiah yg diberikan sebagai ungkapan cinta adl sesuatu yg baik namun bila dikaitkan dgn pesta-pesta Kristiani dan tradisi-tradisi Barat akan mengakibatkan terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka.
Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yg sepele tetapi lbh mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yg tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.
Alhamdulillah kita mempunyai pengganti yg jauh lbh baik dari itu semua sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Diantaranya bahwa dalam pandangan kita seorang ibu mempunyai kedudukan yg agung kita bisa mempersembahkan ini kepadanya dari waktu ke waktu demikian pula utk ayah saudara suami? dst tapi hal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yg dirayakan oleh orang-orang kafir.
Semoga Allah senantiasa menjadikan hidup kita penuh dgn kecintaan dan kasih sayang yg tulus yg menjadi jembatan utk masuk ke dalam sorga yg hamparannya seluas langit dan bumi yg disediakan bagi orang-orang yg bertakwa. Semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golonga orang-orang yg disebutkan
“Kecintaan-Ku adl bagi mereka yg saling mencintai krn Aku yg saling mengunjungi krn Aku dan yg saling berkorban krn Aku”

MENULIS

MENULIS
Seseorang punya hobby masing masing...

Hobby Melukis

saya paling suka melihat lukisan(orang yang hobby melukis,red)..seniman pelukis punya jiwa yang dalem..mereka bisa mengungkapkan sesuatu lewat lukisan lukisan...baik sesuatu yang indah..yang buram ..yang happy..yang tear..bisa diungkapkan lewat tarian pena/cat dipapan lukisnya...pemirsa yang punya feeling kuat(seperti saya hahah prettt)bisa menangkap arti setiap lukisan..



Hobby Nulis

Menulis ternyata tidak mudah(kata teman saya suatu hari),,
siapa bilang menulis tidak mudah..wong tinggal ngetik aja kok repot,eits menulis apa dulu?kalau cuma nulis iseng seperti nulis di blog pribadi gini mah mudah dan setiap orang bisa,anak TK yang sudah mengenal huruf pun bisa... ..tapi beda kalau tulisan formal untuk umum (misal media online/offline) baru bisa dikatakan mudah kalau sudah melalui tahap by tahap..kalau sudah terbiasa dan tentunya harus pandai memilih bahasa yang luwes,supel dan mudah dipahami dan misal berbau informasi maka harus komplit dan bahasa harus formal serta penulisan huruf tidak boleh disingkat singkat seenak jidat.

Seorang penulis akan menuangkan segala uneg uneg lewat tulisan itu jelas,entah pengalamannya kesana kemari,tentang keindahan alam,tentang wisata kulinernya,entah tulisan kritikan tajam,,tulisan ajakan,himbauan dan sebagainya

Saya jadi ingat seorang penulis dari China Hu Jia,, Beliau sekaligus menjadi aktifis HAM ,
Tulisannya yang nyentrik kritis..mengkritik negara akhirnya negara tidak terima dan menghukumnya..hmmmmm negara merasa tidak nyaman dengan tulisan beliau ..seorang pemberani macam Hu Jia patut diacungi jempol..lewat tulisannya Negara kelimpungan ketakutan atau jadi malu karena merasa dikelupas olehnya..penentang keras kebijakan China ini telah menulis serangkaian artikel menjelang Olimpiade Beijing 2008 yang mengkritik pemerintah terkait situasi HAM di China. Kritikan yang dilontarkan Hu Jia berkisar masalah diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS di China dan degradasi lingkungan.

Hu Jia siap menghadapi resiko sebagai seorang penulis yang nyentrik..dipenjara ya pasrah saja,,kebenaran akan muncul dengan sendirinya..karena kebenaran maka akan lahir keadilan..Dunia haru terhadap Hu Jia..Dunia mengkhawatirkan kondisi Hu Jia (yang memang sudah Buta dari sononya)mata boleh buta tapi hati Hu Jia tidak buta dan sangat mulia...

Suatu saat pada hari pembebasannya disambut sukacita oleh keluarganya..namun kebahagiaan tidak pada Hu Jia .. aktivis yang mendapat penghargaan HAM dari Parlemen Eropa beserta hadiah Sakharof senilai 72 ribu dolar Amerika tersebut masih khawatir tidak akan bebas bergerak.

walau beliau sudah bebas dari penjara masih dikepung oleh aparat setempat disekeliling rumahnya setiap hari (edaaannnn) dan beliau tidak bisa hidup bebas tidak bisa gerak bebas,akses internet diputus..kebebasan dia seolah dirampas..karena ada ketakutan yang mendalam jika nanti Hu Jia akan menulis ide/uneg uneg mengkritisi negara lagi..sangat keterlaluan hanya lewat tulisan negara ketakutan hahaha..kalau memang benar kenapa takut?

Hu Jia tidak sendirian..Dunia melihatnya..Dunia men-support-nya
kecerdasan dan keberaniannya ternyata ditakuti negara



Seorang penulis memang suka menuangkan sesuatu lewat tulisan baik yang kritis maupun yang lihai..kebebasan ada pada anda..Hak Asasi manusia dijamin oleh negara...mari belajar menulis...

berani bertindak berani bertanggung jawab,,berani menerima resiko, berani mencoba lebih baik dari pada tidak sama sekali
****Selamat Menulis****




Selasa, 17 Mei 2011

WONG PAYAMAN

tegowanon payaman
atap rumah pak hasim
tek-tekan depan rumah
waktu madin
rafi andriyanto

resti putune pak birun


pondok pak huda
ponpes
mbk rokimah






 cah pondok pak huda
remaja al fatah

gang payaman


zaenal musthofa anake Pak Parman

Selasa, 05 April 2011

Teks recount


Teks Recount adalah teks yang menjelaskan atau melaporkan mengenai sebuah peristiwa atau kejadian yang terjadi di masa lampau dengan tujuan untuk menginformasikan atau menghibur.
Struktur teks recount, yaitu:

1.     Orientation : Informasi pembuka yang dapat menjawab siapa,kapan,dan dimana
2.     events                   : urutan kejadian yg ditulis secara kronologis.
3.     reorientation        : penutup

Contoh teks recount:

My Adventure at Leang-Leang Cave

On sunday, my parents, my best friend Novi, and I visited a cave at maros called leang-leang. It was my first time to visit the cave, better yet, my best friend came to visit it with me!
the cave was famous for it primitive cave wall paintings which were some hand prints and wild boar painting. the cave and its surroundings was turned into a national park, so it was taken care of. my parents took a rest in a small hut for visitors of the park, while Novi and I adventured around the cave with a guide. We had to climb some metal stairs to get to the cave, because the cave was embedded into a small mountain. Next stop was a place where some seashells littered the ground and some were actually piled into a big mound! the guide said that these piles of seashells are called kjokkenmoddinger, or kitchen trash. the humans who lived here ate the shells and dumped the left overs in their 'kitchen'. the last place was small museum where they have skeletons of the humans who lived in the caves. The skeletons along with some roughly made jewelry and weapons wereplaced inside glass cases for display. The walls of The museum were adorned with photographs taken when they did an excavation there.
After a quick lunch with Novi and my parents, we decided it was time to go back home. we really had the time of our lives!







Translation:

Petualangan Saya di Gua Leang-Leang
`
Pada Minggu, orangtuaku, sahabatku Novi, dan saya mengunjungi sebuah gua di Maros yang disebut leang-leang. Ini adalah pertama kalinya saya dapat mengunjungi gua, yang lebih baik lagi, sahabatku datang berkunjung dengan saya!
Gua itu terkenal dengan lukisan dinding gua primitif yang tangan beberapa cetakan dan lukisan babi hutan. gua dan sekitarnya telah berubah menjadi taman nasional, jadi dirawat. orang tua saya beristirahat di sebuah pondok kecil untuk pengunjung taman, sedangkan Novi dan aku petualangan sekitar gua dengan pemandu. Kami harus menaiki tangga logam dapat sampai ke gua, karena gua itu tertanam dalam sebuah gunung kecil. Pemberhentian selanjutnya adalah tempat di mana beberapa kerang berserakan tanah dan ada yang benar-benar masuk ke dalam gundukan besar! pemandu ini mengatakan bahwa tumpukan kerang disebut kjokkenmoddinger, atau sampah dapur. manusia yang tinggal di sini makan kerang dan membuang over pergi di 'dapur' mereka. tempat terakhir museum kecil di mana mereka memiliki kerangka dari manusia yang tinggal di gua-gua. Kerangka bersama dengan beberapa perhiasan kasar dibuat dan senjata wereplaced dalam kasus kaca untuk ditampilkan. Dinding museum ini dihiasi dengan foto-foto yang diambil ketika mereka melakukan penggalian di sana.
Setelah makan siang cepat dengan Novi dan orang tua saya, kami memutuskan sudah waktunya untuk kembali pulang. kita benar-benar memiliki waktu hidup kita!




Nama: Restu Fahrunnisa
Kelas: VII D
No: 28